Arti Lambang Pramuka, Kenapa harus Tunas Kelapa?? Padahal, ada banyak buah yang populer di Indonesia. Misalnya, mangga, durian, apel, jeruk, salak, manggis, nangka, sawodan lain-lain.Semuanya mempunyai manfaat  yang bisa merepresentasikan sebuah makna lambang dan visi misi sebuah Gerakan,  organisasi atau komunitas, bahkan juga  Perusahaan. Untuk keperluan lambang atau logo, Setiap buah tentu memiliki fungsi spesifik dan mendalam  yang  bisa mewakili tentang apa tujuan jangka panjang  yang  ingin diwujudkan oleh gerakan tertentu. Arti lambang pramuka Indonesia sangat unik dan memiliki falsafah tingkat tinggi, dengan nilai luhur adat budaya dan nilai nilai kearifan lokal di bumi Nusantara ini. tali pramuka dot com mencoba mengulik dan mengulas arti lambang pramuka Indonesia

Dalam konteks membentuk generasi patriotisme,  sepertinya tidak ada buah yang tepat untuk mewakili gerakan pramuka selain lambang pramuka saat ini yaitu Tunas Kelapa.

Karena, ketika tunas Kelapa  sudah menjadi buah yang  menjulang tinggi. Buah beserta, akar, batang, daun hingga tunas barunya pun akan senantiasa memberikan manfaat  yang  seolah-olah tidak ada henti-hentinya.

Arti  lambang  Tunas Kelapa menggambarkan  sebuah  generasi  baru  untuk melanjutkan perjuangan, tanpa mengurangi fungsi dan manfaat yang telah diberikan oleh generasi sebelumnya. Tunas yang nantinya akan memberikan kontribusi  yang nyata di masa yang akan datang.

Ketahanan Pohon Kelapa yang  teruji bisa hidup di daratan manapun di bumi ini, terutama dalam ruang lingkup kepulauan Indonesia. Dari sabang sampai marauke, hamper tidak ada tempat tanpa menjulangnya pohon kelapa. Begitu juga dengan akarnya  yang  tertanam dalam, kuat menggenggam tanah. Jarang, bahkan hamper tidak pernah terdengar akabar bahwa pohon kelapa tumbang karena angin kencang.

 

arti lambang pramuka       arti lambang pramuka        

Kembali ke topic Patriotisme,  warga Negara yang telah melewati tahapan pembinaan melalui gerakan Pramuka,  harapannya bisa memberikan manfaat sebanyak-banyak bagi kehidupan Bangsa saat ini dan masa  yang  akan datang.

Dasar pemikiran ini lah yang oleh Sumardjo Atmodipuro (almarhum),  seorang  Pembina  Pramuka yang saat itu aktif sebagai Pegawai Tinggi Departeman Pertanian memilih Tunas Kelapa menjadi Lambang Gerakan pramuka.  Kemudian sejak tanggal  14 Agustus 1961 secara resmi Lambang tersebut dianugerahkan untuk mewakili Panji-panji Gerakan Pramuka oleh Presiden Republik  Indonesia.

Merujuk pada  SK Kwartir Nasional  No. 6/KN/72 Tahun 1972, Lambang yang berupa Gambar  silhouette TUNAS  KELAPA  telah mendapat Hak  Paten  dari Ditjen Hukum dan Perundangan-undangan Departeman Kehakiman.

Dengan Keputusan Nomor:  176634 tanggal 22 Oktober 1983, dan Nomor 178518 tanggal 18 Oktober 1983,

Tentang Hak Patent Gambar TUNAS KELAPA dilingkari  PADI dan KAPAS, serta No. 176517 tanggal 22 Oktober 1983 tentangHak Patent tuliasan  PRAMUKA.

Selanjutnya penerapan lambang Gerakan Pramuka digunakan dalam petunjuk-petunjuk Penyelenggaraan. Mulai dari lencana,  tanda-tanda,  bendera, papan dan sebagainya. Demikianlah sejarah singkat Arti lambang pramuka yang saat ini kita kenal dan kita pakai secara menyeluruh pada gerakan kepramukaan di Indonesia.

Artikel terkait

Perlengkapan Pramuka

Bumi Perkemahan Ranca Upas

Pembuatan tali pramuka