Bumi Perkemahan Gunung Pancar

Bumi perkemahan gunung Pancar menyita perhatian karena beberapa waktu yang lalu, dunia per-instagram-an Indonesia dihebohkan dengan resepsi pernikahan super-keren dari seorang penyanyi jazz kenamaan Indonesia. Pernikahan yang digelar di sebuah hutan pinus di daerah Lembang, Kab. Bandung Barat. Tergoda oleh foto-foto kece resepsi pernikahan tersebut, maka saya dan 4 orang teman memutuskan untuk pergi meng eksplore ke tempat yang mirip-mirip,  yaitu  bumi perkemahan dan hutan pinus di Gunung Pancar

Taman Wisata Alam Gunung Pancar terletak di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Dengan mobil pribadi, dari kawasan Depok bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam melalui jalan toll Jagorawi menuju Bogor, ambil pintu keluar Sentul Selatan, kemudian melewati kompleks perumahan Sentul City, sampai ketemu jalan desa Babakan Madang. Teruuuuuuus, nanjak ikutin jalan desa, nanti akan sampai di depan gapura masuk TWA Gunung Pancar.  Tenang saja, kalau bawa mobil pribadi, parkirnya cukup gampang, kok. Malah bisa masuk sampai deket Bumi Perkemahan Gunung Pancar. Hanya saja, tidak disarankan bawa mobil sedan atau mobil rendah lainnya ya.. Karena pintu masuk camping ground sampai di parkiran memiliki medan jalan yang berbatu, sayang mobilnya kalau sampai kepentok.

Bumi Perkemahan Gunung Pancar

Kalau mau naik kendaraan umum, tersedia bus APTB dari terminal Blok M dan Grogol yang akan berhenti sampai pinggiran kompleks perumahan Sentul City. Jika ingin cepat, dari terminal APTB bisa naik ojek sampai ke Gunung Pancar, entah berapa ongkosnya. Ada angkot atau tidak ? Sepertinya ada, tapi tidak berhenti persis di depan TWA Gunung Pancar, hanya sampai di jalan perkampungan penduduk saja.

Ada apa sih di Gunung Pancar ? Ada hutan pinus, bumi perkemahan, ada pemandian air panas, ada kawah merah (semacam sumber air panas gitu)… tapi jangan tanya apa-apa tentang dua yang terakhir itu ya. Saya ga cobain soalnya, hihi. Lha wong tujuan saya main ke sana itu ya cuma ingin nikmati kesegaran di hutan pinus dan berkemah di Gunung Pancar, kok. Jadi boleh dong kalau saya cuma nenda di sana, trus leyeh-leyeh seharian di atas hammock, main masak-masakan, api unggun lalu besoknya bangun pagi menghirup udara segar dalam-dalam, trus main dandan-dandanan, dan foto session lucu-lucuan?

Enak ga camping di Gunung Pancar? Menurut saya, enaaaak. Meski bumi perkemahan nya ga serame Curug Cilember atau Taman Mandalawangi, ada kamar mandi yang bersih, terang, dan airnya segar, ada listrik, ga banyak tukang jualan (well, down side-nya, kita harus siap makanan sendiri). Biaya-nya kira-kira habis berapa sih? Untuk sewa lahan dihitungnya per orang, IDR 80.000/0rang. Sewa tenda IDR 250.000/tenda,. Kalau ga mau sewa tenda, ya tinggal bawa sendiri dari rumah. IDR 80.000/orang mahal dong? Ummm, menurut saya sih, gak ya.. Karena camping ground yang dipakai benar-benar dipersiapkan dengan baik; disapu bersih, dipasangi lampu sorot, disediakan colokan listrik bisa sampai bawa rice cooker lho untuk masak nasi !), kamar mandinya selalu dibersihin sama ibu-ibu tukang sapu. Jadi harga segitu wajarlah untuk menutup upah pekerja-pekerja itu, kalau menurut saya. Kalau menurut kamu masih tetap kemahalan, ya ga pa-pa, bebaaasss. (* ini saya sampaiakan sambil berdoa semoga Tuhan tidak mempertemukan kita dalam satu regu *)

Bumi Perkemahan Gunung Pancar

Jadi kalau kalian para pramuka, yang ingin mealkukan kegiatan berkemah , persami misalkan atau jambore dengan anggota 100 an orang, tempat ini rekomended bangetz lah. Secara tempatnya asik dan gak begitu jauh dari ibu kota dan mudah dijangkau dengan moda transportasi apapun.

Salam Pramuka.

Galery Photo ketika di Gunung Pancar