SEJARAH TALI TEMALI

    Tali pramuka murah dan sejarah tentang tali temali
    cover-facebook1Sejarah pemakaian Tali pramuka, Tali dan Temali di dunia Kegiatan kepramukaan, kepencintaalaman atau kegiatan di alam bebas adalah Salah satu peralatan yang sangat penting dan sangat mendukung dalam pelaksanaan kegiatan ini. Tali dan Temali bagi setiap penggiat alam bebas sudah merupakan kebutuhan utama, yang setiap saat dapat menjadi penolong hidupnya, bahkan dalam kondisi survival. Olehnya itu pengetahuan dan keterampilan tentang Tali dan Temali sangat perlu dipahami sebelum melakukan kegiatan alam bebas dan kegiatan kepramukaan dengan tali pramuka murah.
    Tali dan Temali secara harfiah (menurut arti kamus) berarti untaian-untaian panjang yang terbuat dari berbagai bahan yang berfungsi untuk mengikat, menarik, menjerat, menambat, menggantung dan lain nya. Secara etimologi, tali temali dapat diartikan sebagai segala hal yang berkaitan dengan fungsi dan kegunaan tali pramuka. Tali dan Temali pada awalnya menggunakani akar-akar pohon. Sejalan dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan manusia, tali juga mengalami perkembangan, khususnya dalam hal bahan dan konstruksinya. Terutama tali pramuka murah yang dibuat menggunakan macam macam bahan sintetis
    Jika Tali dan Temali pada mulanya hanya berupa akar-akar pohon, maka selanjutnya manusia menciptakan tali dari anyaman serat alam dengan menggunakan peralatan tenun yang masih sederhana. Serat alam yang digunakan kebanyakan dari ijuk atau rambut dan serat alam lainnya seperti kapas, wol, sutera, serta serat tumbuhan yang lain. Sayangnya, tali yang terbuat dari serat alam tersebut masih memiliki keterbatasan, yakni serat alam mudah mengalami pembusukan dan penyusutan sehingga tidak bertahan lama. Hal ini tentunya membuat kretifitas manusia untuk mencari alternatif tali pramuka murah yang bagus, dan karena tuntutan kebutuhan akan tali pramuka murah yang semakin meningkat, maka terciptalah tali yang terbuat dari bahan sintetis, yang memiliki daya tahan yang lebih lama dan lebih kuat dari tali yang terbuat dari serat alam.
    Sejarah Pembuatan Tali dan Temali ini pertama kali diperkenalkan oleh W.H. Carothers, seorang ahli kimia dan di produksi oleh E.I. du Pont de Memors and Co. pada tahun 1938.
    Selanjutnya, selama Perang Dunia II , produksi tali dari serat sintetis ini semakin meningkat, sehingga tali yang terbuat dari serat alam berkurang di pasaran. Namun setelah perang usai, kelangkaan Tali dan Temali dari serat sintetis mulai terasa. Hal ini disebabkan oleh karena bahnanya tali pramuka murah yang susah didapat dan harganya yang mahal.
    Tali dan Temali dari material sintetis, khususnya nylon, pada awalnya hanya diproduksi untuk kepentingan militer dan para pelaut. Kemudian, dengan semakin berkembangnya kegiatan yang mengarah ke alam terbuka, maka tali ini pun mulai dikenal oleh penggiat alam bebas. Disamping itu, tali ini juga mengalami perkembangan dalam hal konstruksi dan bahan pembuatannya.
    Tali pramuka murah adalah tali pramuka sintetis berbahan marlon, polyester filament POY. Tali pramuka murah ini digunakan dalam kegiatan kepramukaan di tingkat siaga , penegak dan penggalang juga pandega.